Forexbrokerpedia.com Teknik Money Management Apa itu Risk-Reward Ratio dan Bagaimana Menghitungnya?

Apa itu Risk-Reward Ratio dan Bagaimana Menghitungnya?

Risk-Reward Ratio adalah rasio perbandingan antara jumlah keuntungan yang kita harapkan dengan jumlah kerugian yang kita tetapkan jika prediksi kita berlawanan dengan arah Market. Risk-reward ratio ini sangat penting untuk seorang trader dan merupakan salah satu teknik money management yang banyak digunakan oleh para trader-trader profesional diseluruh dunia.

Seorang trader sukses dan berpengalamanpun akan tetap menggunakan risk-reward ratio dalam perencanaan perdagangan mereka. Dalam pasar forex, saham dan perdagangan online lainnya Risk dapat disamakan deng istilah Stop loss, sedangkan Reward adalah Take profit.

Bagaimana Menghitung Risk-Reward Ratio dalam perdagangan Forex?

Untuk mempelajari cara menghitung risk-reward ratio, mari kita cermati ilustrasi berikut:

Misalnya seorang trader melakukan order Buy EUR/USD pada harga 1.2900 sebanyak 1 lot, menurut prediksinya bahwa harga EUR/USD akan mencapai level 1.3000, maka ia menempatkan Take Profit (TP) pada harga 1.3000. Untuk menghindari kerugian yang banyak jika prediksinya berlawanan arah dengan arah market masa ia memasang Stop Loss (SL) pada harga 1.2850.

Dari ilustrasi diatas bahwa jika prediksi trader tersebut benar maka ia akan mendapatkan profit sebesat 100 pips, tetapi jika prediksinya berlawanan maka ia akan mengalami kerugian sebesar 50 pips. Artinya bahwa trader tersebut menerapkan risk-reward ratio 1:2, yaitu 1 risk dan 2 reward.

Apa Pentingya Risk-reward Ratio dalam Perdagangan Forex?

Teknik money management risk reward ratio sangat penting untuk kita tetapkan dalam rencana trading kita, karena teknik bisa mengontrol berapa besar keuntungan kita harapkan dan berapa besar kita mampu kehilangan atau kerugian dalam setiap perdagangan kita.

Dengan menerapakan misalnya risk reward ratio 1:2 ini berarti bahwa ketika anda memenangkan satu perdagangan, ini berarti anda akan mengalami breakeven setelah mengalami 2 kali kekalahan (loss) dalam perdagangan. Dan jika dalam seminggu anda melakukan enam kali perdagangan, semisalkan tiga mennyentuh TP dan 3 menyentuh SL, maka dengan menerapkan rasio 1:2 diatas, secara totalitas perdagangan anda masih profit.